Pages

Assalamualaykum^-^

mari menebar kebaikan lewat tulisan. semoga bermanfaat^^

D-TAX 2011

Sabtu, 25 Januari 2014

Mari Berhijrah !

0 komentar
Bismillah......

Setiap manusia pasti ada kekurangan.
Setiap manusia pasti pernah melakukan dosa.
Tapi sebaik-baik manusia adalah mereka yang bertobat.
Dan Tangan Allah selalu terbuka lebar untuk menerima taubatnya seorang hamba, selama ruhnya masih di kerongkongan.
yah..begitulah bunyi hadis yang sering kita dengar...

Sungguh kasihan melihat diri ini yang penuh dengan kekurangan,
tapi bukan malah memperbaiki, tapi malah sering mengeluh.
Sungguh kasihan melihat diri ini yang sering berbuat dzalim.
Bukankah itu hanya akan menganiaya dirimu sendiri wahai diri.

Sekarang, marilah berhijrah !
berhijrahlah dari jalan jahiliyah menuju jalan surga.
Allah, TuhanMu, yang menciptakanmu, sudah sangat baik kepadamu.
Yang menciptakanmu,
Yang menyempurnakan jiwamu,
dan menawarkanMu pada dua pilihan.
Surga atau Neraka.
dan kau hanya bisa memilih satu diantaranya.

Ubahlah dirimu.
Karena hanya dirimu saja yang bisa melakukannya, bukan, orangtuamu, saudaramu, sahabatmu, keluargamu, atau siapapun.
Namun hanya kau seorang yang menentukan pilihan itu.

"Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.."(Ar-Rad:11)



Read more...

Pentingnya Mengetahui Arti Bacaan Shalat

0 komentar
Kebanyakan orang hanya mengartikan shalat itu sebagai kewajiban.
Namun sejatinya tidak, shalat itu merupakan kesempatan terbaik yang diberikan Allah buat hambaNya yang mau bertemu, bercengkerama, dan mengadu serta memohon kepadaNya.
Alangkah ruginya, manusia itu yg menyia2kan waktu shalat mereka, yang enggan, yang bermalas2an, dan yang tidak khusyuk dalam menjalankannya.

Mengetahui dan memahami arti bacaan shalat itu sangat penting.
walaupun orang beranggapan bahwa shalat tetap sah walau tanpa mengetahui makna bacaannya, namun shalat tersebut menjadi kurang bermakna. 

"Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kalian mendekati shalat sedangkan kalian dalam keadaan mabuk, sampai kalian mengetahui apa yang kalian katakan,.."(An-Nisa:43)


Bukankah dari ayat di atas juga menjelaskan, bahwa Allah memerintahkan kita untuk mengerti apa yang kita katakan ketika shalat.

Selain itu, dengan mengetahui arti bacaan shalat, maka shalat kita akan terasa lebih nikmat dan lebih khusyuk... Kita juga akan betah berlama-lama dalam menjalankannya.

"Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat, mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya (dengan shalat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali."(An-Nisa:142)

Ayat tersebut mungkin merupakan sindiran Allah bagi manusia yang malas dalam menjalankan shalat atau biasa mengerjakan shalat secara kilat express.. 
Semoga kita tidak termasuk dalam golongan tersebut...^^ 
Read more...

Sabtu, 04 Mei 2013

Cerita Perjalanan hidup Bernard Nababan(anak pemuka agama kristen) menjadi seorang Muallaf

0 komentar
OLEH: H. SYAMSUL ARIFIN NABABAN
(DISAMPAIKAN DI DEPAN JAMAAH MASJID AL-FALAH, JL. RAYA DARMO 137-A,
SURABAYA DENGAN MODERATOR DR. IR. ABDULLAH SHAHAB, PADA HARI MINGGU, 30 APRIL 2000)


SEGALA PUJI BAGI ALLAH MAHA RAJA LANGIT & BUMI, DIA TIDAK MEMILIKI
PUTRA DAN TIDAK ADA SEKUTU DALAM KERAJAAN-NYA, DIA TELAH MENGUTUS PARA RASUL SEBAGAI DUTA KERAJAAN-NYA, MEMBAWA PETUNJUK DAN SISTEM KEHIDUPAN YANG LURUS, AGAR DIMENANGKANNYA TATA KEHIDUPAN TERSEBUT DIATAS SISTEM KEHIDUPAN MANAPUN DIMUKA BUMI INI. SAYA BERSAKSI BAHWA TIADA SATUPUN YANG BERDAULAT DAN BERHAK DITAATI SELAIN ALLAH MAHA RAJA NAN ESA LAGI MAHA PERKASA, DAN SAYA BERSAKSI BAHWA RASULLULLAH MUHAMMAD SAW ADALAH HAMBA DAN UTUSAN-NYA.

DENGAN PERSAKSIAN YANG SANGGUP MEMBERI BUKTI, WALAUPUN UNTUK ITU
NYAWA MENJADI TARUHANNYA. SHALAWAT BERTABURKAN SALAM UNTUK SANG PEMBERI TAULADAN, YANG PALING DEPAN MEMIMPIN JIHAD FI SABILILLAH, RASULULLAH SAW, PARA SAHABAT DAN SEGENAP MUJAHIDIN YANG TETAP SABAR MENJALANI HIDUP PERJUANGANNYA, YANG TIDAK LEMAH KARENA BENCANA YANG MEREKA ALAMI DI JALAN ALLAH, TIDAK LESU KARENA PANJANGNYA WAKTU DAN TIDAK TERFIKIR SEDIKITPUN UNTUK MENYERAH KEPADA MUSUH-MUSUHNYA. DAN ALLAH AMAT MENCINTAI MEREKA YANG BERHATI SABAR. (QS. 3 ALI IMRAN:146).

DALAM KOMENTAR INI, PERLU SAYA MENGEMUKAKAN KEPADA PEMBACA BAHWA
PERTAMA KALI SAYA MEMBACA BUKU DIALOG MASALAH KETUHANAN YESUS, TAHUN 1989, CERITANYA SANGAT UNIK DAN INDAH PADA SUATU HARI SAYA BERTEMU DENGAN HAMBA ALLAH BERAGAMA ISLAM YANG DATANG DARI JAWA TIMUR. PERTEMUAN ITU DI SALAH SATU TERMINAL DI SUMATERA UTARA. ORANG INI DATANG KE SUMATERA DALAM RANGKA BISNIS DAN JUGA DAKWAH ISLAM, ENTAH APA GERANGAN, SAYA YANG SEDANG DUDUK DI HALTE MENUNGGU MOBIL SAMBIL BACA-BACA BIBEL (AL-KITAB) TIBA-TIBA SAYA DIHAMPIRINYA KARENA SEDANG ASYIK MEMBACA KITAB SUCI SAYA, SEHINGGA ADA HASRAT MENGHAMPIRI SAYA.

SETELAH SALING BERKENALAN, KEMUDIAN MENANYAKAN AKTIVITAS SAYA
SEHARI-HARI, DAN SAYA KATAKAN KEPADANYA SAYA ALUMNI SEKOLAH TEOLOGI HKBP NOMMENSEN PEMATANG SIANTAR, SUMATERA UTARA, DILAHIRKAN DI TAPANULI UTARA, 10 NOPEMBER 1966. KEGIATAN SAYA SEBAGAI AKTIVIS GEREJA, PADA WAKTU ITU MEMANG SEDANG GIAT-GIATNYA MENDALAMI AGAMA NASRANI, DISAMPING AYAH SAYA SEBAGAI PEMUKA AGAMA DARI GEREJA HKBP. SEDANGKAN IBU SEORANG PEMANDU LAGU-LAGU ROHANI DI GEREJA. SAYA BERASAL DARI KELUARGA YANG BERAGAMA KRISTEN PROTESTAN DAN MERUPAKAN ANAK KETIGA DARI TUJUH BERSAUDARA. NAMA BAPTIS SAYA BERNARD NABABAN.

KEMUDIAN ORANG TERSEBUT MENGAJAK SAYA BERTUKAR PIKIRAN MASALAH
AGAMA, KEMUDIAN ORANG TERSEBUT MENAWARKAN SEBUAH BUKU BERJUDUL “DIALOG MASALAH KETUHANAN YESUS”, YANG TIDAK PERNAH SAYA TEMUKAN BAIK ITU DI PERPUSTAKAAN MAUPUN DI TOKO-TOKO BUKU. BUKU ITU SANGAT LANGKA MENURUT SAYA, WARNANYA PUN SUDAH USANG, MUNGKIN CETAKANNYA YANG SUDAH RELATIF LAMA. NAH KETIKA ITU ORANG ITU BERPESAN KEPADA SAYA SUPAYA DIBACA, TETAPI TIDAK BOLEH DIAMBIL ATAU DIBAWA PULANG, LEBIH BAIK DIFOTOKOPI SAJA. KEMUDIAN FOTOKOPI BUKU TERSEBUT SAYA BAWA PULANG DAN SETELAH SAYA BACA DAN KOREKSI KESELURUHAN ISI DIALOG INI, KEMUDIAN SAYA COCOKKAN DENGAN AL-KITAB (BIBEL). YANG MENJADI REFERENSINYA BAHWA ARGUMENTASI (DALIL) YANG DIKEMUKAKAN DALAM BUKU INI BENAR-BENAR SESUAI DENGAN TEMA BUKU DIALOG TERSEBUT. SEHINGGA KEBENARANNYA TIDAK PERLU DIRAGUKAN LAGI KARENA SEMUANYA ADALAH FAKTA. DAN AKHIRNYA SAYA MEMELUK ISLAM PADA TAHUN 1992, DI PONDOK PESANTREN ROUDHOTUL ULUM, KALISAT JEMBER, PIMPINAN KH. KHOTIB UMAR. KEHADIRAN BUKU DIALOG MASALAH KETUHANAN YESUS INI SANGAT BESAR MANFAATNYA DALAM RANGKA MEMPERKAYA KHASANAH ILMU PENGETAHUAN KEAGAMAAN TERUTAMA YANG MENYANGKUT ILMU PERBANDINGAN AGAMA. BUKU INI MEMPUNYAI KEISTIMEWAAN TERSENDIRI DIBANDING DENGAN BUKU-BUKU PERBANDINGAN AGAMA LAINNYA. DIMANA ISINYA MERUPAKAN SALINAN DARI HASIL DIALOG DUA INSAN YANG BERBEDA AKIDAH (KEYAKINAN). OLEH KARENA ITU SAYA BERSYUKUR KEPADA ALLAH, DENGAN TERBITNYA BUKU DIALOG MASALAH KETUHANAN YESUS INI, UNTUK DISEBARLUASKAN KEPADA MASYARAKAT UMUM, LEBIH KHUSUS KEPADA UMAT KRISTIANI YANG SEDANG MENGALAMI KRISIS DAN INGIN MENCARI KEBENARAN AGAR MEMILIKINYA.
DAN BILA PERLU DITERJEMAHKAN KEDALAM BAHASA ASING UNTUK KEMUDIAN
DISEBARLUASKAN KE SELURUH NEGARA-NEGARA KRISTEN DI DUNIA INI, SEBAGAIMANA YANG DILAKUKAN PARA MISSIONARIS TERHADAP DUNIA ISLAM SELAMA INI. SEBAB ITU, SAYA MELIHAT UMAT NASRANI PERLU MEMILIKI DAN MEMBACA BUKU DIALOG INI, KARENA MAYORITAS (KEBANYAKAN) UMMAT MEREKA TIDAK MEMAHAMI ALKITAB, BERAGAMA HANYA KARENA FAKTOR KETURUNAN (TAKLID BUTA) DAN DOGMATIS YANG TIDAK MENGGUNAKAN NALAR ATAU LOGIKA (AKAL SEHAT) DAN PENELITIAN YANG BENAR. MUDAH-MUDAHAN DENGAN MEMBACA BUKU DIALOG MASALAH KETUHANAN YESUS INI MENJADI SEBAB TURUNNYA HIDAYAH KEPADA MEREKA KARENA ISINYA TIDAK MENDISKREDITKAN AGAMA NASRANI WALAUPUN DALAM KISAH DIALOG TERSEBUT PASTORNYA AKHIRNYA MEMELUK AGAMA ISLAM.
YANG SAYA RASAKAN SETELAH MENGANUT AGAMA ISLAM, SUATU KENIKMATAN
HIDUP YANG TIDAK BISA DILUKISKAN DENGAN KATA-KATA, YANG PALING TERASA BAGI SAYA DARI ASPEK KETENANGAN JIWA, BAHAWA SAYA MEMANDANG HIDUP INI DENGAN PENUH RASA OPTIMIS. SEMENTARA SEBELUM MENJADI SEORANG MUSLIM SAYA LEBIH BANYAK MENONJOLKAN CARA BERPIKIR (RASIO) DARIPADA PENYERAHAN DIRI KEPADA ALLAH SWT, TETAPI BEGITU MEMELUK AGAMA ISLAM DAN SAYA PELAJARI, MEMANG BETUL-BETUL ISLAM INI SUATU PEDOMAN UNTUK KEHIDUPAN MANUSIA, KAPAN SAJA DAN DIMANA SAJA. DAN SAYA ALHAMDULILLAH SUDAH MERASAKAN KENIKMATAN BERAGAMA ISLAM DAN MERASAKAN MANISNYA SEORANG MUSLIM.
AKTIVITAS SAYA SEKARANG INI ADALAH SEBAGAI KETUA YAYASAN PENDIDIKAN
MUALLAF, JUGA SEBAGAI SEORANG MUBALIGH. SAYA SADAR BAHWA DIATAS PUNDAK SAYA INI DAN KAUM MUSLIMIN TELAH ADA SATU AMANAH DARI ALLAH UNTUK MENYAMPAIKAN RISALAH ISLAMIYAH KEPADA SELURUH UMMAT. INILAH SEBAGAI RASA TANGGUNG JAWAB SAYA TERHADAP ISLAM, SAYA HARUS MENYAMPAIKAN KEPADA SAUDARA-SAUDARA SAYA BAIK MUSLIM MAUPUN NON MUSLIM. SAYA JUGA SEMPAT MENGENYAM PENDIDIKAN DI UNIVERSITAS IBNU SAUD, SAUDI ARABIA. MUDAH-MUDAHAN ALLAH SENANTIASA MEMBERKATI KITA SEMUA DAN SAYA DOAKAN SEMOGA RUH ALMARHUM KH. BAHAUDIN MUDHARY, KIRANYA DILAPANGKAN DALAM KUBUR, DIAMPUNI DOSANYA DAN DITERIMA SELURUH AMAL KEBAJIKANNYA TERUTAMA ILMU YANG BELIAU WARISKAN KEPADA KITA SEMOGA BERMANFAAT DALAM KEHIDUPAN BELIAU BAIK DI DUNIA MAUPUN DI AKHIRAT NANTI. DAN SEMOGA ALLAH MEMASUKKAN BELIAU KEDALAM SURGANYA JANNATUN NAIM, AMIIN YA ROBBAL‘ALAMIIN. DEMIKIAN KESAN-KESAN SAYA TERHADAP BUKU DIALOG MASALAH KETUHANAN YESUS, SEMOGA BUKU INI TERUS JAYA DAN SUKSES……..KEMUDIAN MENJADI SALAH SATU ALAT UNTUK BERDAKWAH KEPADA UMMAT KITA INI.

Berikut link kalau mau menonton cuplikan dakwah beliau.
Read more...

Kamis, 02 Mei 2013

DIALOG ANTARA SEORANG MISSIONARIS KRISTEN DAN K.H.BAHAUDIN M. MENGENAI INJIL,BIBEL, DAN QURAN.

0 komentar

DIALOG KETUHANAN YESUS by KH. BAHAUDDIN MUDHORY



E-book tersebut bisa didownload disini -> https://docs.google.com/file/d/0B36TquyZrIVGVDVNbUtZRkdyblE/edit

Kehidupan beragama adalah hak bagi setiap manusia sebagai wujud kesadaran diri hamba Sang Pencipta. Tidak seorangpun boleh memaksa untuk memeluk atau keluar dari suatu agama. Sungguh naif jika seseorang melakukan peribadatan tanpa keyakinan dan keterpaksaan psikologis, moral, maupun material.

Di dunia tercatat berbagai kepercayaan dan agama yang masing-masing mengklaim dirinya sebagai agama paling benar, dan lainnya sesat. Diantaranya adalah agama Kristen yang memiliki pemeluk terbesar di dunia. Dengan figur Yesus sebagai Tuhan dan Penebus dosa, Kristen setiap saat menyapa manusia untuk menerima doktrin dan ajarannya. Tetapi, setiap ia berbenturan dengan keyakinan lain, terutama dengan Islam, Alkitab atau Bible sebagai kitab suci agama Kristen selalu dipertanyakan: "Apakah ia benar-benar berasal dari Tuhan?". Begitu juga dengan Yesus: "Dia manusia ataukah Tuhan?".

Di saat seorang Kristen bertemu dengan seorang muslim bernama KH. Bahaudin Mudhary, ia ditanya keabsahan doktrin ke-Tuhanannya sekaligus Alkitabnya. Hanya dengan berdasarkan ayat-ayat kitab suci Kristen sendiri, Bahaudin Mudhary mengungkap kerancuan dogma Ketuhanan Yesus sebagaimana yang disampaikan dalam dialog dengan seorang Missionaris Kristen bernama Antonius Widuri.

Bahaudin Mudhory adalah Kyai yang berasal dari Sumenep Madura, Beliau pernah menjabat sebagai ketua MUI Jatim. Menguasai dengan fasih 7 bahasa utama dunia.
Buku yang sudah dicetak berulangkali dan juga diterbitkan di Inggris oleh Cambridge University Press ini adalah hasil dialog tersebut, yang sudah menjadi kitab rujukan dalam kajian ilmiah. 
(dari berbagai sumber).

setelah itu, baca juga artikel terkait berikut, http://insistnet.com/index.php?option=com_content&view=article&id=202:kh-bahaudin-mudhary%E2%80%93kristolog-multi-bahasa&catid=25:kristolog&Itemid=25

semoga bermanfaat..

* Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah, maka ikutilah petunjuk mereka. Katakanlah: "Aku tidak meminta upah kepadamu dalam menyampaikan (Al Qur'an)". Al Qur'an itu tidak lain hanyalah peringatan untuk segala umat. (QS. Al An aam :90)
* Jika mereka berpaling maka Kami tidak mengutus kamu sebagai pengawas bagi mereka. Kewajibanmu tidak lain hanyalah menyampaikan(risalah)........(QS. As Syura : 48)
Read more...

Sabtu, 27 April 2013

-DIALOG RASULULLAH DAN IBLIS-

0 komentar
Suatu ketika Allah SWT memerintahkan seorang Malaikat menemui Iblis agar menghadap Baginda Rasul saw untuk memberitahu segala rahasianya, baik yang disuka maupun yang dibencinya. Hal ini dimaksudkan untuk meninggikan derajat Nabi Muhammad saw dan juga sebagai peringatan dan perisai umat manusia.

Kemudian Malaikat itupun mendatangi Iblis dan berkata : “Hai Iblis! Engkau diperintah Allah untuk menghadap Rasulullah saw. Bukalah semua rahasiamu dan jawablah setiap pertanyaan Rasulullah dengan jujur. Jika engkau berdusta walau satu perkataanpun, niscaya akan terputus semua anggota badanmu, uratmu serta disiksa dengan azab yang amat pedih”.

Mendengar ucapan Malaikat yang dahsyat itu, Iblis sangat ketakutan, maka segera ia menghadap Rasulullah saw dengan menyamar sebagai orang tua yang buta sebelah matanya dan berjanggut putih 10 helai yang panjangnya seperti ekor lembu.

Iblis pun memberi salam sampai 3 (tiga) kali salam, Rasulullah saw tidak juga menjawabnya, maka Iblis berkata : “Ya Rasullullah! Mengapa engkau tidak menjawab salamku? Bukankah salam itu sangat mulia di sisi Allah?” Maka jawab Nabi dengan marah : “Hai musuh Allah! Kepadaku engkau menunjukkan kebaikanmu? Jangan kau coba menipuku sebagaimana kau tipu Nabi Adam as sehingga beliau keluar dari syurga, kau hasut Qabil sehingga ia tega membunuh Habil yang masih saudaranya sendiri, ketika sedang sujud dalam sembahyang kau tiup Nabi Ayub as dengan asap beracun sehingga beliau sengsara untuk beberapa lama, kisah Nabi Daud as dengan perempuan Urya, Nabi Sulaiman meninggalkan kerajaannya karena engkau menyamar sebagai isterinya dan begitu juga beberapa Anbiya dan pendeta yang telah menanggung sengsara akibat hasutanmu.

Hai Iblis! Sebenarnya salam itu sangat mulia di sisi Allah azza wa jalla, tapi aku diharamkan Allah menjawab salammu. Aku mengenalmu dengan baik wahai Iblis, Raja segala Iblis. Apa tujuanmu menemuiku?”.

Jawab Iblis : “Ya Nabi Allah! Janganlah engkau marah. Engkau dapat mengenaliku karena engkau adalah Khatamul Anbiya. Aku datang atas perintah Allah untuk memberitahu segala tipu dayaku terhadap umatmu dari zaman Nabi Adam as hingga akhir zaman nanti. Ya Nabi Allah! Setiap apa yang engkau tanya, aku bersedia menerangkan satu persatu dengan sebenarnya, aku tidak berani menyembunyikannya”.

Kemudian Iblispun bersumpah menyebut nama Allah dan berkata : “Ya Rasulullah! Sekiranya aku berdusta barang sepatahpun niscaya hancur leburlah badanku menjadi abu”.

Ketika mendengar sumpah Iblis itu, Nabipun tersenyum dan berkata dalam hatinya, inilah kesempatanku untuk menyiasati segala perbuatannya agar didengar seluruh sahabat yang ada di majlis ini dan menjadi perisai seluruh umatku.

Pertanyaan Nabi (1) :

“Hai Iblis! Siapakah musuh besarmu?”

Jawab Iblis : “Ya Nabi Allah! Engkaulah musuhku yang paling besar di antara musuh-musuhku di muka bumi ini”.

Kemudian Nabipun memandang muka Iblis dan Iblispun gemetar karena ketakutan. Sambung Iblis : “Ya Khatamul Anbiya! Aku dapat merubah diriku seperti manusia, binatang dan lain-lain hingga rupa dan suarapun tidak berbeda, kecuali dirimu saja yang tidak dapat aku tiru karena dicegah oleh Allah. Andaikan aku menyerupai dirimu, maka terbakarlah diriku menjadi abu.

Aku cabut iktikad / niat anak Adam supaya menjadi kafir karena engkau berusaha memberi nasihat dan pengajaran supaya mereka kuat untuk memeluk agama Islam, begitu juga aku berusaha menarik mereka kepada kekafiran, murtad atau munafik. Aku akan menarik seluruh umat Islam dari jalan yang benar menuju jalan yang sesat supaya masuk ke dalam neraka dan kekal di dalamnya bersamaku”.

Pertanyaan Nabi (2) :

“Hai Iblis! Apa yang kau perbuat terhadap makhluk Allah?”

Jawab Iblis : “Adalah satu kemajuan bagi perempuan yang merenggangkan kedua pahanya kepada lelaki yang bukan suaminya, setengahnya hingga mengeluarkan benih yang salah sifatnya. Aku goda semua manusia supaya meninggalkan sholat, berbuai dengan makanan dan minuman, berbuat durhaka, aku lalaikan dengan harta benda, emas, perak dan permata, rumahnya, tanahnya, ladangnya supaya hasilnya dibelanjakan ke jalan yang haram.

Demikian juga ketika pesta di mana lelaki dan perempuan bercampur. Di sana aku lepaskan godaan yang besar supaya mereka lupa peraturan dan akhirnya minum arak. Apabila terminum arak itu, maka hilanglah akal, fikiran dan malunya. Lalu aku ulurkan tali cinta dan terbukalah beberapa pintu maksiat yang besar, datang perasaan hasad dengki hingga perbuatan zina. Apabila terjadi kasih antara mereka, terpaksalah mereka mencari uang hingga menjadi penipu, peminjam dan pencuri.

Apabila mereka sadar akan kesalahan mereka lalu hendak bertaubat dan berbuat amal ibadah, akan aku rayu supaya mereka membatalkannya. Semakin keras aku goda supaya mereka berbuat maksiat dan mengambil isteri orang. Jika hatinya terkena godaanku, datanglah rasa ria’, takabur, iri, sombong dan melengahkan amalnya. Jika lidahnya yang tergoda, maka mereka akan gemar berdusta, mencela dan mengumpat. Demikianlah aku goda mereka setiap saat”.

Pertanyaan Nabi (3) :

“Hai Iblis! Mengapa engkau bersusah payah melakukan pekerjaan yang tidak mendatangkan faedah bahkan menambah laknat yang besar dan siksa yang besar di neraka yang paling bawah? Hai yang dikutuk Allah! Siapa yang menjadikanmu? Siapa yang melanjutkan usiamu? Siapa yang menerangkan matamu? Siapa yang memberi pendengaranmu? Siapa yang memberi kekuatan anggota badanmu?

Jawab Iblis : “Semuanya itu adalah anugerah dari Allah Yang Maha Besar. Tetapi hawa nafsu dan takabur membuatku menjadi jahat sebesar-besarnya. Engkau lebih tahu bahwa diriku telah beribu-ribu tahun menjadi Ketua seluruh Malaikat dan pangkatku telah dinaikkan dari satu langit ke langit yang lebih tinggi. Kemudian aku tinggal di dunia ini beribadah bersama para Malaikat beberapa waktu lamanya.

Tiba-tiba datang firman Allah SWT hendak menjadikan seorang Khalifah di dunia ini, maka akupun membantah. Lalu Allah menciptakan manusia yang pertama (Nabi Adam as) dan seluruh Malaikat diperintah supaya memberi hormat sujud kepada lelaki itu, hanya aku saja yang ingkar. Oleh karena itu, Allah murka kepadaku dan wajahku yang tampan rupawan dan bercahaya itu berubah menjadi keji dan menakutkan. Aku merasa sakit hati. Kemudian Allah menjadikan Adam raja di syurga dan dikaruniakan seorang permaisuri (Siti Hawa) yang memerintah seluruh bidadari. Aku bertambah dengki dan dendam kepada mereka.

Akhirnya aku berhasil menipu mereka melalui Siti Hawa yang menyuruh Adam memakan buah khuldi, lalu keduanya diusir dari syurga ke dunia. Keduanya berpisah beberapa tahun dan kemudian dipertemukan Allah (di Padang Arafah), hingga mereka mendapat beberapa orang anak. Kemudian kami hasut anak lelakinya Qabil supaya membunuh saudaranya Habil. Itupun aku masih belum puas dan berbagai tipu daya aku lakukan hingga hari kiamat kelak.

Sebelum engkau lahir ke dunia, aku beserta bala tentaraku dengan mudah dapat naik ke langit untuk mencuri segala rahasia, tulisan yang menyuruh manusia berbuat ibadah dan balasan pahala serta syurga mereka. Kemudian aku turun ke dunia dan memberitahu manusia yang lain tentang apa yang sebenarnya aku dapatkan dengan berbagai tipu daya hingga tersesat dengan berbagai kitab bid’ah dan kehancuran.

Tetapi ketika engkau lahir ke dunia ini, maka aku tidak diijinkan oleh Allah untuk naik ke langit dan mencuri rahasia karena banyak Malaikat yang menjaga di setiap lapisan pintu langit. Jika aku memaksa untuk naik, maka Malaikat akan melontarkan anak panah dari api yang menyala. Sudah banyak bala tentaraku yang terkena lontaran Malaikat itu dan semuanya terbakar menjadi abu, maka semakin beratlah pekerjaanku dan bala tentaraku untuk menjalankan tugas menghasut manusia”.

Pertanyaan Nabi (4) :

Rasullullah bertanya “Hai Iblis! Apa yang pertama kali kau tipu dari manusia?”

Jawab Iblis : “Pertama kali aku palingkan iktikad / niatnya, imannya kepada kafir dan juga dari segi perbuatan, perkataan, kelakuan atau hatinya. Jika tidak berhasil juga, akan aku tarik dengan cara mengurangi pahala. Lama-kelamaan mereka akan terjerumus mengikuti kemauanku”.

Pertanyaan Nabi (5) :

“Hai Iblis! Jika umatku sholat karena Allah, apa yang terjadi padamu?”

Jawab Iblis : “Sungguh penderitaan yang sangat besar. Gemetarlah badanku dan lemah tulang sendiku, maka aku kerahkan berpuluh-puluh iblis datang menggoda manusia pada setiap anggota badannya.

Beberapa iblis datang pada setiap anggota badannya supaya malas sholat, was-was, lupa bilangan raka’atnya, bimbang pada pekerjaan dunia yang ditinggalkannya, merasa terburu-buru supaya cepat selesai sholatnya, hilang khusyuknya, matanya senantiasa melirik ke kanan dan ke kiri, telinganya senantiasa mendengar percakapan orang dan bunyi-bunyi yang lain.

Beberapa iblis yang lain duduk di belakang badan orang yang sembahyang itu supaya tidak kuat sujud berlama-lama, penat waktu duduk tahiyat dan dalam hatinya selalu merasa terburu-buru supaya cepat selesai sholatnya, itu semua membuat berkurangnya pahala. Jika para iblis tidak dapat menggoda manusia itu, maka aku sendiri akan menghukum mereka dengan hukuman yang berat”.

Pertanyaan Nabi (6) :

“Jika umatku membaca Al-Qur’an karena Allah, apa yang terjadi padamu?”

Jawab Iblis : “Jika mereka membaca Al-Qur’an karena Allah, maka terbakarlah tubuhku, putuslah seluruh uratku lalu aku lari dan menjauh darinya”.

Pertanyaan Nabi (7) :

“Jika umatku mengerjakan haji karena Allah, bagaimana perasaanmu?”

Jawab Iblis : “Binasalah diriku, gugurlah daging dan tulangku karena mereka telah mencukupkan rukun Islamnya”.

Pertanyaan Nabi (8) :

“Jika umatku berpuasa karena Allah, bagaimana keadaanmu?”

Jawab Iblis : “Ya Rasulullah! Inilah bencana yang paling besar bahayanya buatku. Apabila masuk awal bulan Ramadhan, maka memancarlah cahaya Arasy dan Kursi, bahkan seluruh Malaikat menyambut dengan suka cita. Bagi orang yang berpuasa, Allah akan mengampunkan segala dosa yang lalu dan digantikan dengan pahala yang amat besar serta tidak dicatat dosanya selama dia berpuasa. Yang menghancurkan hatiku ialah segala isi langit dan bumi, yakni Malaikat, bulan, bintang, burung dan ikan-ikan semuanya siang malam memohonkan ampunan bagi orang yang berpuasa. Satu lagi kemudian orang berpuasa ialah dimerdekakan pada setiap masa dari azab neraka. Bahkan semua pintu neraka ditutup manakala semua pintu syurga dibuka seluas-luasnya dan dihembuskan angin dari bawah Arasy yang bernama Angin Syirah yang amat lembut ke dalam syurga. Pada hari umatmu mulai berpuasa, dengan perintah Allah datanglah sekalian Malaikat dengan garangnya menangkapku dan tentaraku, jin, syaitan dan ifrit lalu dipasung kaki dan tangan dengan besi panas dan dirantai serta dimasukkan ke bawah bumi yang amat dalam. Di sana pula beberapa azab yang lain telah menunggu kami. Setelah habis umatmu berpuasa, barulah aku dilepaskan dengan perintah agar tidak mengganggu umatmu. Umatmu sendiri telah merasa ketenangan berpuasa sebagaimana mereka bekerja dan bersahur seorang diri di tengah malam tanpa rasa takut dibandingkan bulan biasanya”.

Pertanyaan Nabi (9) :

“Hai Iblis! Bagaimana seluruh sahabatku menurutmu?”

Jawab Iblis : “Seluruh sahabatmu termasuk musuh besarku. Tiada upayaku melawannya dan tiada satupun tipu daya yang dapat masuk kepada mereka. Karena engkau sendiri telah berkata : “Seluruh sahabatku adalah seperti bintang di langit, jika kamu mengikuti mereka, maka kamu akan mendapat petunjuk”.

Sayyidina Abu Bakar al-Siddiq sebelum bersamamu, aku tidak dapat mendekatinya, apalagi setelah berdampingan denganmu. Dia begitu percaya atas kebenaranmu hingga dia menjadi wazirul a’zam. Bahkan engkau sendiri telah mengatakan jika ditimbang seluruh isi dunia ini dengan amal kebajikan Abu Bakar, maka akan lebih berat amal kebajikan Abu Bakar. Lagipula dia telah menjadi mertuamu karena engkau menikah dengan anaknya, Sayyidatina Aisyah yang juga banyak menghafal Hadits-haditsmu.

Adapun Sayyidina Umar bin Khatab, aku tidak berani memandang wajahnya karena dia sangat keras menjalankan hukum syariat Islam dengan seksama. Jika aku pandang wajahnya, maka gemetarlah seluruh tulang sendiku karena sangat takut. Hal ini karena imannya sangat kuat apalagi engkau telah mengatakan : “Jikalau ada Nabi sesudah aku, maka Umar boleh menggantikan aku”, karena dia adalah orang harapanmu serta pandai membedakan antara kafir dan Islam hingga digelar ‘Al-Faruq’.

Sayyidina Usman bin Affan, aku tidak bisa bertemu karena lidahnya senantiasa membaca Al-Qur’an. Dia penghulu orang sabar, penghulu orang mati syahid dan menjadi menantumu sebanyak 2 (dua) kali. Karena taatnya, banyak Malaikat datang menghampiri dan memberi hormat kepadanya karena Malaikat itu sangat malu kepadanya hingga engkau mengatakan : “Barangsiapa menulis Bismillaahirrahmaanirrahiim pada kitab atau kertas-kertas dengan tinta merah, niscaya mendapat pahala seperti pahala Usman mati syahid”.

Sayyidina Ali bin Abi Thalibpun aku sangat takut karena hebatnya dan gagahnya dia di medan perang, tetapi sangat sopan santun, alim orangnya. Jika iblis, syaitan dan jin memandang beliau, maka terbakarlah kedua mata mereka karena dia sangat kuat beribadah dan beliau adalah golongan orang pertama yang memeluk agama Islam serta tidak pernak menundukkan kepalanya kepada berhala. Bergelar ‘Ali Karamullahu Wajhahu” dimuliakan Allah akan wajahnya dan juga ‘Harimau Allah’ dan engkau sendiri berkata : “Akulah negeri segala ilmu dan Ali itu pintunya”. Lagipula dia menjadi menantumu, aku semakin ngeri kepadanya”.

Pertanyaan Nabi (10) :

“Bagaimana tipu dayamu kepada umatku?”

Jawab Iblis : “Umatmu itu ada 3 (tiga) macam. Yang pertama, seperti hujan dari langit yang menghidupkan segala tumbuhan yaitu ulama yang memberi nasihat kepada manusia supaya mengerjakan perintah Allah dan meninggalkan laranganNya seperti kata Jibril as : “Ulama itu adalah pelita dunia dan pelita akhirat”. Yang kedua, umat tuan seperti tanah yaitu orang yang sabar, syukur dan ridha dengan karunia Allah. Berbuat amal saleh, tawakal dan kebajikan. Yang ketiga, umatmu seperti Fir’aun, terlampau tamak dengan harta dunia dan dihilangkan amal akhirat, maka akupun bersuka cita lalu masuk ke dalam badannya, aku putarkan hatinya ke lautan durhaka dan aku ajak kemana saja mengikuti kemauanku. Jadi dia selalu bimbang kepada dunia dan tidak mau menuntut ilmu, tidak pernah beramal saleh, tidak mau mengeluarkan zakat dan malas beribadah.

Lalu aku goda agar manusia minta kekayaan lebih dulu dan apabila diizinkan Allah dia menjadi kaya, maka aku rayu supaya lupa beramal, tidak membayar zakat seperti Qarun yang tenggelam dengan istana mahligainya. Bila umatmu terkena penyakit tidak sabar dan tamak, dia selalu bimbang akan hartanya dan berangan-angan hendak merebut kemewahan dunia, benci dan menghina kepada yang miskin, membelanjakan hartanya untuk kemaksiatan”.

Pertanyaan Nabi (11) :

“Siapa yang serupa denganmu?”

Jawab Iblis : “Orang yang meringankan syariatmu dan membenci orang yang belajar agama Islam”.

Pertanyaan Nabi (12) :

“Siapa yang membuat mukamu bercahaya?”

Jawab Iblis : “Orang yang berdosa, bersumpah bohong, saksi palsu dan suka ingkar janji”.

Pertanyaan Nabi (13) :

“Apa yang kau rahasiakan dari umatku?”

Jawab Iblis : “Jika seorang Muslim buang air besar dan tidak membaca do’a terlebih dahulu, maka aku gosok-gosokkan najisnya sendiri ke badannya tanpa dia sadari”.

Pertanyaan Nabi (14) :

“Jika umatku bersatu dengan isterinya, apa yang kau lakukan?”

Jawab Iblis : “Jika umatmu hendak bersetubuh dengan isterinya dan membaca do’a pelindung syaitan, maka aku lari dari mereka. Jika tidak, aku akan bersetubuh dahulu dengan isterinya dan bercampurlah benihku dengan benih isterinya. Jika menjadi anak, maka anak itu akan gemar berbuat maksiat, malas pada kebaikan, durhaka. Ini semua karena kealpaan ibu bapaknya sendiri. Begitu juga jika mereka makan tanpa membaca Bismillah, aku santap makanannya lebih dulu daripadanya. Walaupun mereka makan, tidaklah mereka merasa kenyang”.

Pertanyaan Nabi (15) :

“Apa yang dapat menolak tipu dayamu?”

Jawab Iblis : “Jika berbuat dosa, maka cepat-cepatlah bertaubat kepada Allah, menangis menyesal akan perbuatannya. Apabila marah, segeralah mengambil air wudhu’, maka padamlah marahnya”.

Pertanyaan Nabi (16) :

“Siapakah orang yang paling engkau sukai?”

Jawab Iblis : “Lelaki dan perempuan yang tidak mencukur atau mencabut bulu ketiak atau bulu ari-ari (bulu kemaluan) selama 40 hari. Di situlah aku mengecilkan diri, bersarang, bergantung, berbuai seperti pijat pada bulu itu”.

Pertanyaan Nabi (17) :

“Hai Iblis! Siapakah saudaramu?”

Jawab Iblis : “Orang yang tidur meniarap / telungkup, orang yang matanya terbuka di waktu Subuh tetapi menyambung tidur lagi. Lalu aku lenakan dia hingga terbit fajar. Demikian juga pada waktu Dzuhur, Asar, Maghrib dan Isya’, aku beratkan hatinya untuk sholat”.

Pertanyaan Nabi (18) :

“Apa yang dapat membinasakan dirimu?”

Jawab Iblis : “Orang yang banyak menyebut nama Allah, bersedekah dengan tidak diketahui orang, banyak bertaubat, banyak tadarus Al-Qur’an dan sholat tengah malam”.

Pertanyaan Nabi (19) :

“Hai Iblis! ?” Apa yang dapat memecahkan matamu?”

Jawab Iblis : “Orang yang duduk di dalam masjid dan beri’tikaf di dalamnya”.

Pertanyaan Nabi (20) :

“Apa lagi yang dapat memecahkan matamu?”

Jawab Iblis : “Orang yang taat kepada kedua ibu bapaknya, mendengar kata mereka, membantu makan, pakaian mereka selama mereka hidup, karena engkau telah bersabda : Syurga itu di bawah tapak kaki ibu”.

(Dikutip dari : KH. Abdullah Gymnastiar, Muhasabah Kiat Sukses Introspeksi Diri, Penerbit Difa Press, September 2006)
Read more...

Jumat, 31 Agustus 2012

Siapa itu Muslimah . ? ?

0 komentar
Bismillahirrahmanirrahiim.

Siapa itu muslimah.??

1. Setiap wanita yang Allah SWT Tuhannya, Nabi Muhammad menjadi rasulnya, Islam sebagai agamanya Alias wanita islam.
...

2. Cara paling mudah mengenalinya.?? Auratnya tertutup alias memakai jilbab atau hijab.

3. Sederhana dalam berpenampilan. Rapi bersih.


4. Ditas nya selalu ada Al Qur'an. Dan cuek aja baca qur'an dimana-mana.


5. Kalau galau, baca Al Qur'an. Bukan denger lagu-lagu mellow yang bikin tambah galau.


6. Seorang pribadi yang tangguh. Manja..?? No way..!! Life is struggle.


7. Berhati lembut, memiliki simpati dan empati yang tinggi


8. Tidak pelit..!! Berbagilah. Share whatever you have. Tidak ada harta, kasih tenaga. Tidak ada tenaga, bagi senyum dan doa.


9. Birrul walidain. Baik pada orang di luar, apalagi kepada orang tua, adik dan kakak.


10. Menemui saudara-saudara dengan wajah ceria.


11. Tidak melibatkan diri dalam hal-hal yg tidak bermanfaat.


12. Berbuat sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain, sesuai bidangnya dan sesuai kemampuannya.


13. Memilih pekerjaan yg sesuai dengan fitrahnya sebagai wanita. Banyak lho.


14. Sahabat-sahabat terdekatnya adalah wanita-wanita shalihah.


15. Meneladani: Khadijah yang tenang, bijaksana,dan kaya raya. Juga Aisyah yang periang dan cerdas.


16. Menjadi inspirasi untuk wanita saudari-saudari lainnya.


^_^


Subhanallah Wa Alhamdulillah.


Anggun sekali bukan..??

Semoga saya pribadi dan saudariku fillah bisa menjadi wanita shalihah seperti diatas.

Aamiin.

Read more...

Jumat, 17 Agustus 2012

Yang unik dari Pulau Kemaro di Palembang

2 komentar
Yang Unik dari Pulau Kemaro di Palembang

TIAP kali perayaan Cap Go Meh (malam ke-15 Tahun Baru Imlek) tiba, ribuan warga Tionghoa dalam dan luar negeri berduyun-duyun mengunjungi Pulau Kemaro, pulau yang membelah Sungai Musi, di Kota Palembang, Sumatera Selatan. Bukan hanya umat Budha Tridharma yang datang berkunjung, tidak sedikit umat Muslim pun ikut menyambangi pulau yang juga dikenal sebagai ‘Pulau Jodoh’ ini.
Pulau Kemaro adalah satu obyek wisata religius di Kota Palembang. Pulau ini memiliki luas 5 hektare dan letaknya sekitar 3 mil di sebelah hilir Jembatan Ampera, Palembang. Akar budaya dan legenda yang terkandung di dalamnya menjadi magnet yang mampu menarik minat banyak orang.
Pada malam perayaan Cap Go Meh, suasana di Pulau Kemaro bak pasar malam di negeri Tirai Bambu. Kedai makanan dan minuman sengaja didirikan untuk menjamu para tetamu yang datang dari Cina, Jepang, Singapura, Vietnam, dan Malaysia. Pengunjung semakin dimanjakan karena disediakan jembatan ponton untuk menyeberangi Sungai Musi.
Malam kian semarak oleh lampion merah dan atraksi barongsai. Jangan heran kalau para remaja datang dengan misi ganda. Untuk beribadah dan mencari jodoh. Mereka saling berkenalan dengan lawan jenis, mojok di kedai, lantas bertukar nomor ponsel. Pertemuan selanjutnya diatur kemudian.
Keberadaan Kelenteng Hok Cang Bio yang dibangun sejak tahun 1962 –sebelumnya kelenteng ini hanya berupa bangunan gubuk–memiliki makna ritual yang tinggi bagi penganut Tridarma. Begitu juga makam buyut Siti Fatimah yang dipercaya sebagai lambang cinta sejati. Sehari sebelum perayaan Cap Go Meh, panitia memotong kambing hitam di dekat makam itu.
Perlambang cinta yang abadi semakin kental terasa dengan keberadaan pohon cinta yang terletak di belakang pagoda.

Letak dan Sejarah P.Kemaro


 
Pulau ini terletak disebelah timur Kota Palembang (±5 Km) dari pusat kota dengan luas wilayah ± 24 Ha. Potensi yang dikembangkan dipulau Kemaro ini wisata budaya dan wisata keagamaan
Pulau Kemaro, sebuah delta kecil di Sungai Musi, terletak sekitar 6 km dari Jembatan Ampera.


Di sana terdapat sebuah vihara cina (klenteng Hok Tjing Rio). Pulau Kemaro terletak di daerah industri,yaitu di antara Pabrik Pupuk Sriwijaya dan Pertamina Plaju dan Sungai Gerong. Pulau kemaro berjarak sekitar 40 km dari kota Palembang. Pulau Kemaro adalah tempat rekreasi yg terkenal di Sungai Musi. Di Pulau Kemaro juga terdapat kuil Budha yang sering dikunjungi umat Budha untuk berdoa atau berziarah ke makam. Di sana juga sering diadakan acara Cap Go Meh setiap Tahun Baru Imlek.
Di Pulau Kemaro juga terdapat makam dari putri Palembang. Menurut legenda setempat, pada zaman dahulu, seorang putri Palembang dikirim untuk menikah dengan seorang anak raja dari Cina. Sang putri meminta 9 guci emas sebagai mas kawinnya. Untuk menghindari bajak laut maka guci-guci emas tersebut ditutup sayuran dan ketika sang anak raja membukanya dilihatnya hanya berisi sayuran maka guci-guci tersebut dibuangnya ke sungai. Rasa kecewa dan menyesal membuat sang anak raja memutuskan untuk menerjunkan diri ke sungai dan tenggelam. Sang putri pun ikut menerjunkan diri ke sungai dan juga tenggelam. Sang putri dikuburkan di Pulau Kemaro dan dibangunlah kuil untuk mengenangnya.
Read more...